Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Juni 2015

Regis Training SC HMI Cabang Bogor dibuka

Beberapa hari kedepan HMI cabang bogor akan melakasanakan training SC, dimana peran perkaderan sangat di fokuskan, jantungnya perkaderan HMI di pertaruhkan begitulah yang biasanya di lontarkan para kader HMI, dimana pengader hanya bisa di nyatakan lulus apabila seorang kader HMI telah mengikuti training SC, atau pengader, jika dalam keseharian gurunya kader HMI, kurang lebih begitulah ujar panitia pelaksana SC ryan firdaus. sementara itu, panitia mengupload tor SC di web untuk mempermudah kader HMI atau cabang yang akan mengirimkan kadernya, berikut persyaratannya:

1. Telah lulus LK 2 dengan dibuktikan keterangan dari pengurus cabang bagi luar bogor
2.  Memahami pedoman perkaderan HMI
3. Hafal surat adhuha-al-ikhlas
4. Pernah membaca buku filsafat pendidikan
5. Registrasi Rp. 50.000,-
6. Datang sebelum pelaksanaan kegiatan.

untuk agenda dan petunjuk tor bisa di download di link berikut.

https://drive.google.com/file/d/0B-qcipdN-17wNG9GaUFtZzdMTDA/view?usp=sharing

Senin, 22 Juni 2015

HMI cabang bogor rencanakn Training SC saat ramadhan

Bogor, menjalani Ramadhan 1436 H, HMI MPO Cabang Bogor gelar kegiatan Training Senior cource, rencana kegiatannya akan dilaksanakan pada minggu ketiga ramadhan, hal itu disampaikan oleh Panitia pelaksana Ryan firdaus yang juga ketua Komisariat BSI Bogor. 
sementara itu, pelaksanaan SC pada bulan puasa dalam rangka mengisi kegiatan ramadhan yang berbeda, jika sekarang SOT atau saur on the road dilarang maka kami berencana menggelar kegiatan sanlat dan training SC, sanlat telah dilaksanakan pada minggu pertama Puasa, tanggal 20-21 kemaren yang bekerjasama dengan alumni HMI. peserta sendiri berasal dari masyarakat di sekeliling Sekretariat HMI cabang bogor, dan kediaman alumni, kanda ilham, peserta sanlat sendiri difokuskan pada tahfidzh qur'an dan pendalaman sejarah islam. demikian Pengurus HMI cabang bogor saat diwawancara cia-bogor.com.
Pelaksanaan kegiatan SC yang akan dilaksanakan terbuka untuk seluruh kader HMI seindonesia, adapun informasi kegiatan dan persaratan SC akan segera dipublish segera melalui cia-bogor sebagai wadah media informasi HMI MPO cabang bogor, kami berharap kader yang telah LK 2 mau ikut dalam kegiatan SC, khususnya cabang di wilayah jabagbar, yang hari ini kami menilai krisis pengader. demikian Ketua HMI cabang bogor mengungkapkan saat dikonfirmasi.

hj//cia-bogor.com

Kamis, 28 Mei 2015

Pleno III PB HMI tentukan arah HMI

Cia-bogor..Yogyakarta,menjelang sore hari pada hari kamis 28 mei 2015 bertempat di kampus UGM yogyakarta ratusan mahasiswa yang tergabung dalam HMI MPO menggelar seminar kebangkitan pemuda di kampus yang jadi almamater sejumlah elite negara. Kehadiran ratusan mahasiswa yang tergabung dalam HMI itu dalam rangka melaksanakan rapat pleno 3 PB HMI.dalam seminar pembukaan setidaknya hampir 90% cabang hadir untuk mengikuti rangkaian agenda yang akan menentukan arah kebijakan HMI bebetapa tahun kedepan. Hadir dalam seminar pembuka tokoh mantan ketua PB HMI dan beberapa alumni HMI.hadir pula tokoh KAHMI yoguakarta yang menyemarakkan acara yang di gelar di kampus UGM tersebut. dalam sambutannya tokoh KAHMI mengingatkan agar HMI tetap menjadi organisasi independen yan g menjaga idealisme seperti tujuan HMI. 
Sementara itu ketua PB HMI puji hartoyo meminta seluruh HMI cabang seindonesia tetap pada jalur perkaderan dan perjuangan meskipun dinamika dan dilematis sebuah organisasi tentu tidak bisa ditolak. Dilain tempat ketua HMI cabang Bogor mempertanyakan posisi tawar HMI MPO saat ini. jika saudara HMI Dipo banyak melakukan gerakan di tataran taktis maka mpo seharusnya punya identitas gerakan saat ini.apakah kita mau terjun pada gerakan yang taktis atau seperti apa ?.selama ini kita HMI jalan masing-masing maka perlu sebuah kerangka jelas untuk mengarahkan gerakan HMI kedepan. Pleno 3 PB HMI sendiri kemudian diarahkan ke gedung SCC UII di kaliurang sampai tanggal 31 oleh panitia yang di prakarsai HMI cabang yogyakarta.

Senin, 18 Mei 2015

HMI-MPO UIKA DORONG PEREMPUAN AKTIF DI ERA GLOBALISASI

Cia-bogor_ Sosok perempuan dewasa ini sangat di tunggu untuk bisa berperan aktif dalam semua kegiatan baik formal atau informal, baik tingkatan regional, nasional, dan internasional, maka dari itu mahasiswi yang tergabung dalam Himpunan mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Komisariat Universitas Ibn kholdun (UIKA) Bogor akan menyelenggarakan SEMINAR WANITA dengan tema "Peran Wanita Di Era globalisasi" yang akan diadakan pada hari; Rabu, 20 Mei 2015, bertempat di Auditorium UIKA Bogor, dimulai dari Pukul :13,00 sampai selesai. 19/5/2015
Seperti yang dipaparkan ketua pelaksana seminar wanita Raden Roro, bahwa" Kegiatan ini upaya mengajak mahasiswi memiliki pemikiran yang visioner dari peran wanita, baik dalam konsep dan implementasi"
selain itu ia menambahkan "seminar ini akan mengupas peran perempuan di era globalisasi dari berbagai sudut pandang, mulai dari pendidikan, ekonomi, politik, dan keaktivisan dengan pemateri Hj, Yane ardian S.E (Ketua PKK Kota bogor atau istri walikota Bogor), Hj. Rita Tresnayanti M.pd (disdik Kota bogor), Sumaya Adnan S.H (Aktivis HMI-MPO), Diah pitaloka (DPR-RI), maka dari itu saya mengajak kepada semua kader akhwat HMI-MPO dan seluruh mahasiswi yang ada di bogor untuk berperan serta dalam kegiatan ini" ungkap roro saat di konfirmasi lewat bbm.
secara kritis ketua umum HMI-MPO cabang bogor Asep kurnia menjelaskan bahwa "peran serta perempuan di era ini adalah keharusan untuk bisa bangkit berperan secara merata dengan kaum adam karena sudah tidak ada lagi yang mendiskreditkan hak-hak perempuan untuk bisa tampil dimana saja"
"sehingga kegiatan yang bisa memberikan setimulus bagi perubahan cara pandang perempuan indonesia di era globalisasi ini harus di galakan, seperti seminar khusus keperempuanan yang di bahas dari bergagai unsur bidang telaah, tambahnya saat di wawancara di skretariat HMI-MPO cabang bogor. //Redaktur.

BOGOR KOTA HUJAN, TEGAR BERIMAN


Senin, 11 Mei 2015

Masyarakat Bogor Mempertanyakan Keberadaan KTR


Kawasan Tanpa Rokok yang disingkat KTR adalah sebuah program pemerintah kota Bogor yang di rilis untuk menangani masalah rokok yang sudah menjadi budaya di masyarakat terkhusus untuk masyarakat kota Bogor. Karena rokok sudah menjadi sahabat bagi masyarakat hingga tidak menghiraukan lagi dampak dari asap rokok yang keluar dari rokok tersebut. Bahkan sudah tidak memikirkan keluarga,sodara, dan orang-orang di sekitarnya.
Suatu kebanggaan ketika pemerintah kota Bogor merilis ini dengan mengeluarkan peraturan daerah (PERDA) no 12 tahun 2009 tentang KTR ini dalam menanggulangi salah satu masalah kesehatan yang ada di kota hujan. Memang dalam  penegakan KTR ini tidak mudah harus melalui tahap atau proses-proses agar solusi ini terwujud. Tetapi dalam realitanya sampai hari ini program KTR yang sudah berumur setengah dekade tak kunjung terwujud malah jauh dari harapan bahkan bisa dikatakan gaib program ini. padahal program ini termasuk dalam prioritas program kerja salah satu dinas di kota Bogor, dimana program ini pula sudah didukung dari segala aspek seperti anggaran yang besar, fasilitas menghuni dengan adanya kendaraan penegakan KTR, bahkan mendapatkan dukungan dari LSM internasional yaitu notice. Jadi sudah tidak rasional ketika program ini sampai hari ini tidak membuahkan hasil yang signifikan dan bukan tidak mungkin ketika program KTR kondisinya masih seperti inin dan tidak ada perbaikan ataupun evaluasi, program ini menjadi ladang untuk memperkaya diri pejabat-pejabat pemerintahan kota Bogor.  

//Aulia Rachman (mahasiswa fikes uika)

Minggu, 10 Mei 2015

Penataran KOHATI Se-Jabagbar upayakan internalisasi HMI



Jakarta Selatan  - Acara penataran Kohati HMI MPO yang berlangsung dari tanggal 8 - 10 Mei 2015 (kemarin) telah dibuka secara resmi oleh Kornas KOHATI yang diwakili oleh Sekertari Kohati Nasional yunda Dona Marliza. Penataran kohati dengan tema “Internalisasi Nilai Ke-KOHATIAN Upaya Membentuk Sosok Mar'atussolehah" dibuka sangat antusias oleh para peserta . Hal ini dapat dilihat dari para peserta pentaran yang walaupun hanya berjumlah 5 orang mereka tetap semangat untuk mengikuti acara pentaran KOHATI se-JABAGBAR.

Acara penataran KOHATI se-JABAGBAR  ini dilakasanakan di Poltangan Jakarta Selatan sekertariat Komonitas Maritim Nusantara yang di ikuti dari HMI MPO cabang Bogor  dan HMI MPO cabang Tangerang.


Ketua pelaksana penataran KOHATI Yunda Ovi berterimaksih kepada seluruh kader yang masih berkomitmen sampai saat ini terhadap HMI dengan berpastisipasi dalam proses penataran hingga selesai dan mensukseskan acara penataran ini.


Walapun penataran KOHATI hanya berjumlah sedikit dan mungkin masih banyak kekurangan, Perwakilan PB kanda Wahyu berharap dalam proses penataran KOHATI ini bisa membentuk sosok mar’atussholehah dan bisa menambah semangat HMI wati dan mampu memberikan contoh buat HMI wati yang lain diselingkungan cabang Bogor  begitu juga di cabang Tangerang. "Ini tugas berat kita semua sebagai kader HMI, karena kedepannya kita punya tanggung jawab terhadap masa depan agama dan umat serta bangsa", ungkapnya dalam pembukaan penataran KOHATI.

Sekjen PB HMI Kanda Malik juga berpesan kepada parah HMI wati yang telah mengikuti penataran sebagai tahap awal menjadi KOHATI untuk bisa menjadi benteng bagi HMI wati yang lain, sebagai nilai jual untuk akhawat-akhwat yang lain dalam mengatasi krisis kader yang terjadi sekarang ini.

Pesan dari sekertaris KORNAS KOHATI yunda Dona  dalam penutupan acara penataran KOHATI mengatakan “Dengan diadakan penataran kohati ini peran wanita sebagai pejuang dapat dimengerti dan Kohati wati bisa menjadi lebih semangat tidak kalah dengan akhwat serta mampu mengaplikasikan sosok mar’atussholeha di HMI begitu juga dalam kehidupan sehari-hari.

Jumat, 08 Mei 2015

Bupati Takut, Open Bidding Hanya Untuk OPD Yang Kering

Cia-bogor_ Tidak sampai tiga bulan pemerintahan Kabupaten Bogor di ontrog oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Bogor.5/2015
Dalam aksinya HMI-MPO menuntut bupati kabupaten bogor merotasi kepala dinas atau kepala badan yang bermasalah sebagai mana di ungkapkan ketua HMI-MPO cabang Bogor Asep Kurnia, bahwa " Kebijakan yang di ambil bupati beberapa hari lalu dengan melantik 13 orang untuk menjabat kepala dianas dan badan adalah kebijakan yang tidak akan mengurangi permasalah di kabupaten bogor bahkan bukan kebijakan yang ditunggu oleh masyarakat",
lalu ia menambahkan, Bahwa" kebijakan yang harus diambil hari ini oleh bupati bogor sebagai harapan masyarakat adalah mencopot kepala dinas yang bermasalah kemudian mendorong reformasi birokrasi di semua kepala dinas dan badan mulai dari staf, kasi, kabag, dan sekdis karena dengan demikian akan tercipta atmosfir baru dalam pelaksanaan kerja perangkat daerah untuk membangun visi kabupaten termaju, karena perangkat daerah selama ini terindikasi bekerja budaya yang terbangun adalah budaya  korup, kelus, dan nepotis.", tegasnya askur panggilan ketua umum HMI-MPO cabang Bogor  saat di wawancara di skretariat HMI-MPO cabang Bogor. //red



HMI MPO Minta POLDA usut aliran dana Korupsi DBMP Kab. Bogor

Bogor.. HMI MPO Cabang Bogor kembali mempertanyakan ketegasan POLDA JABAR terkait kasus korupsi DBMP kabupaten bogor,  menurut Sekretaris HMI MPO Cabang Bogor Heru saat di wawancara, "Kami sangat menyayangkan jika hari ini POLDA JABAR hanya menetapkan Kabid pemeliharaan DBMP saja sebagai tersangka, kami melihat uang 18 M yang di korupsi dari pemeliharaan dan pemotongan Honor sangatlah irasional jika hanya dimakan seorang Kabid, pasti ada aliran dana yang mengalir ke yang lain, oleh karena itu kita mempertanyakan apakah Pengusutan kasus ini hanya sampai CG saja? maka kita sangat berharap POLDA bisa secara terang benderang mengusut aliran dana itu kemana saja, jika para elit politik atau pejabat lain juga menerima aliran dana dari hasil korupsi CG maka POLDA sebaiknya tidak pandang bulu dalam penegakan tindak pidana korupsi. tetapi jika kelak perkembangan kasus ini hanya sampai CG saja maka saya yakin kita semua tidak buta dan bodoh jika POLDA JABAR bekerja hanya sampai situ".
Dari hasil kajian strategis HMI MPO cabang Bogor mereka menyatakan jika kasus korupsi DBMP kabupaten bogor menjadi skenario tersangka tunggal maka kita akan minta Mabespolri dan KPK untuk mengawasi kasus tersebut, karena mereka menilai pasti ada aliran dana yang keluar dari hasil Korupsi CG.

(Lapmi)

Jumat, 24 April 2015

HMI Bogor minta Badko jabagbar dorong kader jabagbar jadi ketua PB HMI

HMI badko jabagbar akan mengadakan RAPIMCAB di kawasan puncak, dengan mengusung tema penguatan perkaderan, seperti di terima dalam undangannya HMI cabang bogor yang akan menjadi delegasi adalah ketua umum HMI cabang bogor. Saat di wawancara LAPMI cabang bogor, ketua HMI cabang bogor menyatakan akan membawa misi PB HMI dalam diskusi para pimpinan cabang sejabagbar, "kita hari ini HMI MPO kehilangan eksisitensi, di tatanan nasional orang tak memperhitungkan HMI MPO, sehingga bergain posisi HMI MPO di pertanyakan. lihat saja PB hari ini yang di isi oleh kader HMI yang belum saatnya mencicipi PB, dari mereka yang baru mengikuti LK 2 belum cukup untuk menduduki PB HMI, kita menyampaikan kedepan dalam kongres HMI MPO karakteristik seorang ketua PB HMI haruslah mereka yang sudah lulus LK 3, jika tidak maka HMI MPO tak akan pernah bisa di lihat dari sisi perkaderan dan perjuangannya, jika kader yang mengisi PB HMI adalah mereka lulusan LK 2 maka wajar sajalah jika HMI MPO di nasional tak pernah di lirik sebagai organisasi mahasiswa yang besar dan punya taring, padahal isu kerakyatan hari ini begitu sensitif, lihat saja rakyat hari ini meringkik kesakitan kelaparan berteriak karena semabako naik, harga BBM naik, pangan susah, dimanakah HMI MPO saat ini, maka sangatlah wajar jika hari ini cabang seindonesia menilai pesimis pada PB HMI akan sebuah tujuan mulia HMI.
sementara itu sekum HMI cabang bogor menegaskan jika HMI jabagbar ingin berperan serta dalam perbaikan HMI kedepan maka kader dari jabagbar harus mau merebut pucuk pimpinan PB HMI . masih ada waktu untuk mempersiapkan diri bagi kader jabagbar, langkah awal adalah badko harus mampu menggenjot LK ,  SC dan LK 3. jika hari ini tidak ada kader jabagbar yang LK 3 maka jangan harap memperbaiki PB HMI saya kira kriteria pimpinan PB HMI adalah LK 3 itu adalah harga mati. tidak ada tawar menawar. jangan hanya sisi politis tapi kualitas ketua umum PB HMI di pertaruhkan jika tidak LK 3, selain itu hari ini HMI MPO tidak memiliki kepekaan secara nasional, saya kira ketika cabang-cabang meneriakan isu kerakyatan di tingkatan daerah maka arah kebijakan PB setidaknya meminta cabang seindonesia ikut andil dalam isu nasioanl, kita dari cabang bogor sangat menyayangkan itu.
perlu di ketahui bahwa RAPIMCAB HMI jabagbar akan diadakan di puncak bogor pada hari sabtu malam tanggal 25 april 2015.

(Lapmi)

Kamis, 23 April 2015

HMI mpo tuntut jokowi/jk mundur

Bogor..HMI cabang bogor kembali gelar aksi solidaritas, Kali ini puluhan mahasiswa yang tergabung dalam HMI mpo cabang bogor menyikapi pemerintahan pusat. Mereka menyerukan agar jokowi/jk mundur jia tidak sanggup menjadikan indonesia sejahtera. 
Dalam orasinya mereka menuntut agar supremasi hukum tidak di permainkan, jadikan swasembada pangan. Nasionalisasi aset negara, hilangkan kartu sehat, kembalikan subsidi BBM dan resuhfle menteri yang tak becus bekerja. Jika dalam waktu dekat jokowi/jk tidak bisa memperbbaiki maka mundur saja.demikian saat diwawancara cia-bogor. 
 (lapmi)

Senin, 20 April 2015

Kasus DBMP Bogor lambat, Masyarakat ajukan Petisi

Bogor, Suasana panas kini semakin dirasakan di kabupaten bogor, bukan saja karena lingkungan kawasan hijau mulai berkurang, atau maraknya villa di kawasan puncak, bukan pula oleh maraknya tambang pasir di kawasan parung, suhu panas justru terjadi dari kantor pemda bogor yang bercentral di cibinong, setelah senelumnya Nurhayanti dinyatakan sah menjadi buoati bogor yang baru karena Rahmat yasin menjadi tersangka dalam kasus korupsi, kini suhu kembali memanas menjelang pemilihan wakil bupati bogor yang akan mendamoingi Nurhayanti yang sebelumnya juga menjadi wakil dari Rahmat Yasin.
Memansnya suhu politis di kabupaten bogor juga dipanaskan dengan terkuaknya kasus Korupsi dinas binamarga dan pengairan yang menjerat kepala bidang pemeliharaan CG yang sampai saat ini mondar-mandir Polda Jabar, kabar terakhir dari hasil BAP yang dilakukan Polda jabar kepad CG yang di indikasikan terbelit kasus TPPU menyeret beberapa nama penting dari kalangan elite politik kabupaten bogor. di lain tempat kalangan masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Bogor Menggugat (KOMBET) yang terdiri dari HMI-MPO, LENTERA, JMMBB, PMBR melakukan unjuk rasa di kantor DBMP menyikapi kasus DBMP yang di duga merugikan negara 19 M. Menurut ketua HMI-MPO asep kurnia menyatakan bahwa integritas dan imoral yang di miliki SKPD Kabupaten Bogor sangat buruk, makanya kami meminta Bupati segera lakukan Rotasi SKPD dengan mengacu pada prosedur rotasi serta melihat unsur profesionalisme, karena salahsatu indikator untuk mencegah korupsi serta memajukan kabupaten bisa kita lihat dari SKPD yang menduduki jabatan strategis, maka kami minta lihat integritas, moralitas serta profesionalisme harus di kedepankan, bukan mengedepankan Nepotisme atau titipan, selain itu Ketua LENTERA Heru Jauharudin menyikapi " Kasus DBMP yang kembali terjadi untuk kedua kalinya merupakan bukti bahwa SDM dari SKPD yang di miliki Kabupaten Bogor masih rendah, jika keledai saja tidak mau jatuh untuk kedua kalinya untuk lubang yang sama maka DBMP harusnya tahu betul bahwa Korupsi adalah musuh bersama yang tak boleh terjadi lagi untuk kedua kalinya dalam kasus yang sama. kami minta Polda jabar segera menetapkan Tersanga dalam kasus ini kami meyakini 19 M uang yang di bayarkan masyarakat bogor tidak mungkin di makan satu orang, pasti uang itu mengalir kemana-mana, dan kami berharap jika memang ada aliran yang mengalir ke SKPD dari Dinas lain ataupun orang-orang elite politik yang memakan uang dari pemeliharaan jalan 19 M ini maka mereka harus juga di tetapkan jadi tersangka dan di jebloskan dalam penjara, jangan sampai penegak hukum tebang pilih, yang kami khawatirkan saat ini justru penegak hukum tidak berani, jangan sampai di skenariokan jadi tersangka utama, kami juga minta kepada CG untuk berani membuka kepada siapa saja uang itu di alirkan, dan bodoh sekali jika CG mau jadi tersangka utama jika yang lain tidak ikut bersama merasakan di penjara"
di lain kesempatan ketua JMMBB dan PMBR memberikan penrnyataan yang sama atas kasus DBMP, intinya kita minta kasus ini cepat di tindak dan Polda secepatnya menetapkan tersangka, kemudian Bupati melakukan Rotasi. Dalam beberapa hari ini kami akan melayangkan Petisi dan surat kepada Polda jabar, Mabespolri serta KPK untuk sama-sama sebagai penegak hukum agar kasus ini di awasi.
(Lapmi)


Rabu, 18 Maret 2015

Bogor, Kota Pohon Tumbang

Bogor-Beberapa hari kebelakang kota bogor dikejutkan oleh maraknya pohon tumbang saat hujan, bahkan beberapa mengambil korban luka, beberapa hari kebelakang juga terjadi hal yang sama ketika salah satu mobil warga juga terkena pohon yang tepat mengenai mobil, yang diperkirakan mengalami kerusakan dan kerugian sampai jutaan rupiah.
mengingat hal tersebut sempat diwacanakan sebelumnya bahwa BPLH kota bogor akan melakukan pemetaan terhadap phon yang sudah tua dan di perkirakan membahayakan saat terjadi hujan dan angin. angin segar itu sampai saat ini tidak terlalu menggembirakan tentunya, jika dilihat dari faktanya sebagian pohon yang ada di pinggir jalan raya kota bogor usianya tak lagi muda, dan terhitung pohon yang sangat besar, dan ada kemungkinan membahayakan.
lantas pemetaan seperti apa yang di lakukan pemerintah hari ini, kjita pantas untuk menanyakannya, karena sampai saat ini tidak terlihat sedikitpun pemeliharaan terhadap pohon yang sudah menua di kota bogor.
senada dengan itu, Pecinta alam HMI, PAHMI, menilai bahwa salah satu tugas pemerintah dalam hal ini adalah BPLH kota bogor untuk memberikan kenyamanan dan keamanan pada warga kota bogor saat bepergian diluar dan di jalan raya yang di pinggirnya ditanami pohon, secara tata rung kota bogor memang sepanjang jalan raya hampir di penuhi oleh pepohonan yang dapat memberikan kesejukan pada warga kota bogor, namun terkadang juga memberikan ancaman yang sangat berbahaya, apalagi kota bogor adalah kota hujan yang terkadang di barengi dengan angin lebat, tentu ini sangat membahayakan, maka perlu perawatan dan pemeliharaan terhadap pepohonan yang sudah menua, dan memiliki dahan dan ranting yang bisa membahayakan sebaiknya di potong,kami sangat khwatir jika warga jadi korban akibat tidak tepatnya pemeliharaan pohon yang membahayakan, pungkas Aep Permana anggota PAHMI, dilakin kesempatan Heru jauharudin Sekum HMI dan sekaligus dewan Pembina PAHMI mengatakan, Jika terjadi korban lagi akibat pohon tumbang maka kita akan adukan BPLH kota bogor , karena mereka sebagai perangkat daerah yang mengurusi lingkungan tidak memberikan jaminan keamanan pada warganya.

(Lapmi)

Selasa, 17 Maret 2015

Teknik Persidangan

TEKNIK PERSIDANGAN
Oleh: Asep Kurnia, S.Pd
PENDAHULUAN
Sidang atau persidangan adalah salah satu kelengkapan organisasi yang mutlak harus dimiliki oleh setiap organisasi dimanapun dan apapun, karena ditangan persidangan inilah arah dan tujuan organisasi tersebut ditentukan. Melalui sidang pulalah baik buruknya sebuah laju organisasi dapat dievaluasi, sehingga lazimnya bagi sebuah organisasi, sidang memiliki kekuatan hukum tertinggi dibandingkan dengan kelengkapan organisasi yang lainnya.
PENGERTIAN DAN TUJUAN
Secara umum sidang sendiri memiliki pengertian berkumpul, bermusyawarah dan berunding (Muhammad Ali, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia), sedangkan secara khusus pengertian sidang dapat lebih dispesifikkan lagi tergantung siapa dan apa tujuan diadakan persidangan. Sidang secara formal dilakukan minimal setahun sekali guna melaporkan Laporan pertanggungjawaban Pengurus, Menentukan ketua baru pada Musyawarah Cabang (musycab) dll. Hal yang seirama dengan sidang yaitu rapat meskipun tidak sama persis. Dibarapatni ada beberapa pengertian rapat dari beberapa sumber, Namun pada dasarnya memiliki makna yang sama, Antara lain :
1. Rapat adalah pertemuan atau Kumpulan dalam suatu organisasi, perusahaan, instansi pemerintah baik dalam situasi formal maupun nonformal untuk membicarakan, merundingkan dan memutuskan suatu masalah berdasarkan hasil kesepakatan bersama
2. Rapat (pengertian luas) rapat dapat menjadi sebuah permusyawaratan, yang melibatkan banyak peserta dan membahas banyak permasalahan penting.
3. Rapat (pengertian sempit) dapat berupa diskusi yang hanya melibatkan beberapa peserta dengan pembahasan yang lebih sederhana. Dalam Sub bab ini hal-hal yang berkaitan dengan permusyawaratan tidak lagi diuraikan, dan lebih kepada rapat dalam pengertian umum/sederhana secara teknis.
4. Rapat merupakan suatu bentuk media komunikasi kelompok resmi yang bersifat tatap muka, yang sering diselenggarakan oleh banyak organisasi, baik swasta maupun pemerintah.
5. Rapat merupakan alat untuk mendapatkan mufakat, melalui musyawarah kelompok.
6. Rapat merupakan media yang dapat dipakai unttuk pengambilan keputusan secara musyawarah untuk mufakat.
Jadi Rapat adalah forum yang bersifat formal bagi pengambilan kebijakan organisasi dalam bentuk keputusan, kesepakatan atau lainnya tanpa harus didahului oleh konflik. Musyawarah adalah forum informal sebagai sarana pengambil keputusan, kesepakatan, penyebaran informasi atau lainnya dalam sebuah institusi tanpa harus didahului oleh konflik
Pelaksanaannya, untuk sidang umum maksimal 1 kali dalam satu periode kepengurusan, sedangkan untuk sidang-sidang yang lain dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan organisasi tersebut.
Contoh Rapat :
Rapat kerja (Raker), Mun8as, Muktamar, Mubes, Musda dan lain sebagainya.
BEBERAPA MACAM SIDANG
1. Sidang Komisi
• Sidang ini hanya diikuti oleh anggota komisi saja untuk memudahkan perumusan dan pengambilan kebijakan sementara sehingga pembahasan bidang yang telah ditentukan lebih terfokus serta untuk pematangan materi sebelum diplenokan (membahas lebih spesifik,rinci,detail pada pokok permasalahan masing-masing komisi yang telah ditentukan pada sidang pleno).
• Dipimpin oleh Ketua komisi serta dibantu sekretaris.
• Ketua komisi dipilih dari dan oleh anggota Komisi dalam Komisi tersebut
• Sidang komisi beranggotakan peserta dan peninjau yang ditentukan oleh sidang pleno
• Keputusan pada sidang komisi bersifat non permanen (dapat berubah) kemudian dibawa kedalam sidang pleno untuk mendapat keputusan terakhir.
1. Sidang sub komisi
Sidang ini lebih terbatas dalam sidang komisi guna mematangkan materi lanjut.
1. Sidang Pleno
• Biasa disebut sidang besar yang diikuti oleh seluruh peserta sidang tanpa kecuali (peserta dan peninjau).
• Sidang Pleno dipimpin oleh Presidium Sidang
• Sidang Pleno biasanya dipandu oleh Steering Committee
• Sidang Pleno membahas dan memutuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan Permusyawaratan
• Sidang pleno dilakukan untuk memberi keputusan final agenda sidang yang telah dirumuskan sebelumnya pada sidang komisi.
• Termasuk kedalam kategori sidang ini adalah Sidang pendahuluan yang biasanya untuk menetapkan jadual, tata tertib, pembahasan agenda dan pemilihan presidium sidang. Sidang mengesahkan laporan pertanggung jawabanyang dipimpin oleh presidium sidang.
1. Sidang paripurna
• Sidang Paripurna diikuti oleh seluruh peserta dan peninjau Permusyawaratan
• Sidang Paripurna dipimpin oleh Presidium Sidang
• Sidang Paripurna mengesahkan segala ketetapan dan keputusan yang berhubungan dengan Permusyawaratan
• biasanya berisi tentang pengesahan akhir hasil-hasil sidang
KELENGKAPAN SIDANG
Untuk melaksanakan sidang dibutuhkan beberapa kelengkapan, seperti :
1. Pimpinan Sidang
Pimpinan sidang adalah orang yang bertindak memimpin persidangan, ia wajib mengatur jalannya persidangan. Seorang pemimpin sidang dituntut untuk bersikap adil dan bijaksana dalam menyikapi pendapat-pendapat yang berkembang dalam persidangan. Ditangannyalah kesepakatan-kesepakatan dalam persidangan ditetapkan.
Jumlah pimpinan sidang haruslah berjumlah ganjil, karena adakalanya forum membutuhkan suara pimpinan sidang dalam pengambilan keputusan, jumlah minimal 3 orang dan maksimal berapapun asalkan ganjil dan sesuai kesepakatan peserta sidang. Pimpinan sidang memiliki hak yang sama dengan peserta sidang.
2. Peserta Sidang
Peserta sidang adalah orang yang memiliki kepentingan untuk bersidang, berkewajiban untuk mengikuti dan menjaga kelancaran jalannya persidangan (mentaati tata tertib).
Peserta sidang berhak mengajukan pertanyaan, pernyataan, penolakan dan meminta penjelasan, klarifikasi mengenai suatu hal. Selain itu peserta sidang berhak pula untuk menggunakan suaranya dalam pengambilan keputusan. Dengan kata lain segala sesuatu dapat terjadi dalam persidangan asalkan atas kesepakatan peserta sidang, karena segala keputusan ada ditangan peserta sidang.
3. Peninjau
Peninjau adalah orang yang hadir dalam persidangan kecuali peserta dan pimpinan sidang. Peninjau memiliki kewajiban yang sama dengan peserta sidang. Peninjau memiliki hak yang sama dengan peserta sidang. Tetapi peninjau tidak dapat menggunakan hak suaranya dalam pengambilan keputusan.
4. Palu Sidang
Palu sidang adalah palu yang digunakan untuk menetapkan suatu keputusan, palu sidang merupakan nyawa dari persidangan, karena walaupun keputusan telah disepakati, tidak akan sah apabila tidak ada palu sidang untuk menetapkannya.
5. Draft Sidang
Draft sidang adalah draft yang berisi permasalahan-permasalahan dan bahan yang akan dibahas dalam persidangan. Biasanya terdiri dari draft tatib, AD/ART, PPO, GBHK, dll yang disusun sebelumnya oleh tim perumus sidang atau panitia khusus.
6. Konsideran
Lembar konsideran adalah kertas yang berisi lembaran keputusan-keputusan apa saja yang akan diambil dalam persidangan.
Namun, selain hal-hal diatas masih ada beberapa kelengkapan yang diperlukan dalam persidangan, seperti ruangan, kursi, meja, taplak serta kelengkapan lain yang dibutuhkan.
7. Quorum & Pengambilan Keputusan
Quorum adalah syarat sahnya sidang untuk dapat diadakn, karena tingkat qauorum menunjukkan sejauh mana tingkat representasi dari peserta sidang. Semakin tinggi jumlah quorum, semakin tinggi pula tingkat representasi dari sidang tersebut.
• Persidangan dinyatakan syah/quorum apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya ½ + 1 dari peserta yang terdaftar pada Panitia (bisa juga ditentukan melalui konsensus)
• Setiap keputusan didasarkan atas musyawarah untuk mufakat, dan jika tidak berhasil diambil melalui suara terbanyak (½ + 1) dari peserta yang hadir di persidangan
• Bila dalam pengambilan keputusan melalui suara terbanyak terjadi suara seimbang, maka dilakukan lobbying sebelum dilakukan pemungutan suara ulang sampai menemukan selisih
8. Notulensi
Bertugas untuk mencatat jalannya persidangan. Mencatat setiap usulan dan keputusan serta merekapitulasi catatan sidang. Biasa ditugaskan pada presidium sidang III atau petugas khusus.
KETENTUAN SIDANG
Dalam persidangan ada beberapa ketentuan mendasar yang harus dipahami oleh pimpinan, peserta dan peninjau sidang, diantaranya :
1. Serah Terima Pimpinan Sidang
Dalam serah terima tersebut kedua belah pihak berdiri berhadapan, kemudian pihak yang menyerahkan mengetuk palu sidang kemeja 1 kali kemudian berkata “dengan mengucap Bismillahirrohmannirrahim palu sidang saya serahkan”. Kemudian pihak penerima menerima palu sidang lalu mengetuk palu sidang kemeja 1 kali lalu berkata “dengan mengucap Bismillahirrohmannirrahim palu sidang saya terima”. Selanjutnya sidang dapat dilanjutkan kembali.
2. Penggunaan Palu Sidang
1. Cara mengetuk palu sidang
Cara mengetuk palu sidang adalah palu sidang diangkat setinggi kurang lebih 10-15 cm dari meja dengan sudut kemiringan kira-kira 50°-60°, kemudian diketuk dengan suara kira-kira dapat terdengar oleh seluruh orang yang hadir.
1. Jumlah ketukan
1 kali ketukan : v serah terima pimpinan sidang v pengesahan keputusan
v Menskors dan mencabut kembali skorsing sidang yang waktunya tidak terlalu lama (biasanya skor 1X??menit, dll) sehingga peserta sidang tidak perlu meninggalkan tempat sidang.
2 kali ketukan :
v pembukaan dan pencabutan skorsing v melakukan lobying
3 kali ketukan :
v pembukaan dan penutupan sidang v pembukaan dan penutupan sidang pleno v pengesahan ketetapan final /akhir hasil sidang
Ketukan Berkali-kali (lebih dari tiga)
Peringatan atau meminta perhatian peserta rapat
3. Interupsi
Interupsi adalah menyela atau meminta waktu kepada pimpinan sidang untuk berbicara dan menemukakan pendapat. Dalam persidangan, umumnya terdapat beberapa jenis tingkatan interupsi, yaitu :
1. Interupsi point of order : Digunakan untuk berbicara (mengemukakan pendapat) bersifat umum mengenai suatu hal, juga dapat digunakan untuk bertanya dan meminta kejelasan.
2. Interupsi Point of information : Digunakan apabila ingin memberikan suatu informasi yang berkaitan dengan permasalah yang sedang dibahas. Interupsi ini memiliki tingkatan yang lebih tinggi dari yang pertama.
3. Interupsi Point of justification : Digunakan apabila menyatakan kesepakatan / setuju pada sebuah argumentasi.
4. Interupsi point of clarification : Digunakan apabila ingin mengklarifikasi suatu permasalahan. Interupsi ini memiliki tingkatan yang lebih tinggi dari yang kedua.
5. Interupsi point of privillage : Digunakan apabila akan mengajukan ketersinggungan terhadap seseorang ataupun sesuatu hal. Interupsi ini memiliki tingkatan yang tertinggi, dengan kata lain siapapun yang mengajukan interupsi ini harus lebih diperhatikan
6. Interruption of explanation : Bentuk interupsi untuk menjelaskan suatu pernyataan yang kita sampaikan agar tidak ditangkap keliru oleh peserta lain atau suatu pelurusan terhadap pernyataan kita.
7. Interruption of personal : Bentuk interupsi yang disampaikan bila pernyataan yang disampaikan oleh peserta lain sudah diluar pokok masalah dan cenderung menyerang secara pribadi.
Pelaksanaan Interupsi :
Interupsi dilakukan dengan mengangkat tangan terlebih dahulu, dan berbicara setelah mendapat ijin dari Presidium Sidang
Interupsi diatas interupsi hanya berlaku selama tidak menggangu persidangan.
Apabila dalam persidangan, Presidium Sidang tidak mampu menguasai dan mengendalikan jalannya persidangan, maka Panitia Pengarah (SC) diberikan wewenang untuk mengambil alih jalannya persidangan, atas permintaan Presidium Sidang dan atau Peserta Sidang
4. Skorsing
Skorsing adalah pengambilan waktu rehat dalam persidangan untuk keperluan tertentu, misalkan terjadi dead lock (kebuntuan) dalam persidangan dan untuk meencairkan suasana diamblilah langkah skorsing. Lamanya skorsing ditentukan oleh pimpinan sidang atas persetujuan peserta sidang dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Skorsing terbatas,
Skorsing yang lama waktunya ditentukan, contohnya 2×2,5 menit, 2×5, 2×10 menit, dan seterusnya tergantung kebutuhannya. Untuk skorsing terbatas ini lazimnya diawali dengan perkataan “skorsing 2x…menit dibuka” atauapabila waktu skorsing yang disepakati terhitung lama boleh juga menggunakan “skorsing sampai…dibuka”.
1. Skorsing tak terbatas,
Skorsing diambil disebabkan oleh suatu hal darurat yang terjadi dalam persidangan, sehingga menyebabkan lamanya waktu skorsing tidak dapat ditentukan. Lazimnya diawali dengan perkataan “skorsing untuk waktu yang tidak terbatas dibuka”.
5. Lobbying
Lobbying adalah penentuan jalan tengah atas konflik dengan skorsing waktu untuk menyatukan pandangan melalui obrolan antara dua pihak atau lebih yang bersebrangan secara informal. suatu merupakan suatu bentuk kompromi dalam menyelesaikan perbedaan pendapat dalam pengambilan keputusan. 6. Peninjauan Kembali (PK)
mekanisme yang digunakan untuk mengulang kembali pembahasan/ putusan yang telah ditetapkan
7. Pembekuan Sidang
Langkah yang diambil apabila sidang, dikarenakan suatu hal terus menerus mengalami kebuntuan ( dead lock terus-menerus) dan setelah melalui jalan skorsing tak terbataspun tetap saja mengalami kebuntuan. Bila hal ini terjadi, pimpinan sidang atas persetujuan peserta sidang berhak membekukan sidang, dengan catatan ini adalah langkah terakhir yang diambil setelah semua usaha yang dilakukan tetap tidak membuahkan hasil. Apabila hal ini dilaksanakan (sidang dibekukan), maka secara otomatis organisasi yang bersangkutan pun akan ikut membeku.
Hak dan kewajiban Peserta, Peninjau, Presidum sidang
• Peserta Penuh o Hak peserta penuh :
▪ Hak Bicara, adalah untuk bertanya, mengeluarkan pendapat dan mengajukan usulan kepada pimpinan baik secara lisan maupun tertulis
▪ Hak Suara, adalah hak untuk ikut ambil bagian dalam pengambilan keputusan
▪ Hak Memilih, adalah hak untuk menentukan pilihan dalam proses pemilihan
▪ Hak Dipilih, adalah hak untuk dipilih dalam proses pemilihan Kewajiban peserta penuh :
▪ Mentaati tata tertib persidangan/permusyawaratan
▪ Menjaga ketenangan/harmonisasi persidangan
▪ Peserta Peninjau Hak Peninjau:
▪ Hak Bicara, adalah untuk bertanya, mengeluarkan pendapatdan menajukan usulan kepada pimpinan
baik secara lisan maupun tertulis Kewajiban Peninjau:
▪ Mentaati tata tertib persidangan/permusyawaratan
▪ Menjaga ketenangan/harmonisasi persidangan
▪ Presidium Sidang
Presidium Sidang mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan peserta penuh ditambah dengan ketentuan sebagai berikut :
• Presidium Sidang dipilih dari dan oleh peserta Permusyawaratan melalui Sidang Pleno yang dipandu oleh Panitia Pengarah
• Presidium Sidang bertugas untuk memimpin dan mengatur jalannya persidangan seperti aturan yang disepakati peserta
• Presidium Sidang berkuasa untuk memimpin dan menjalankan tata tertib persidangan
Syarat-syarat Presidium Sidang :
• Mempunyai sifat leadership, bijaksana dan bertanggung jawab
• Memiliki pengetahuan yang cukup tentang persidangan dan wawasan luas
• Peka terhadap situasi dan cepat mengambil inisiatif dalam situasi kritis
• Mampu mengontrol emosi sehingga tidak terpengaruh kondisi persidangan cerdik
Sikap Presidium Sidang :
• Simpatik, menarik, tegas dan disiplin
• Sopan dan hormat dalam kata dan perbuatan
• Adil, bijaksana dan menghargai pendapat peserta
• kharisma
Tata Tertib
  Tata tertib persidangan merupakan hasil kesepakatan seluruh peserta pada saat persidangan dengan memperhatikan aturan umum organisasi dan nilai-nilai universal dimasyarakat.
Sanksi-sanksi
  Peserta yang tidak memenuhi persyaratan dan kewajiban yang ditentukan dalam tata tertib persidangan akan dikenakan sanksi dengan mempertimbangkan saran, dan usulan peserta siding yang lain. Biasanya, mekanisme dalam pemberian sanksi didahului oleh peringatan kepada peserta (biasanya sampai 3 kali), kemudian dengan kesepakatan bersama, presidium sidang boleh mengeluarkan peserta tersebut dari forum, atau mengambil kebijakan lain dengan atau tanpa kesepakatan peserta sidang yang lain.
Contoh kalimat yang dipakai oleh Presidium Sidang
Membuka sidang
“Dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim, sidang pleno I saya nyatakan dibuka. ” tok…….tok…….tok
Menutup sidang
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirobbil „Alamin, sidang pleno I saya nyatakan ditutup.”
Tok……..tok……..tok
Mengalihkan pimpinan sidang
“Dengan ini pimpinan sidang saya alihkan kepada pimpinan sidang berikutnya” tok.
Mengambil alih pimpinan sidang
“Dengan ini pimpinan sidang saya ambil alih ” tok
Menskorsing sidang
“Dengan ini sidang saya skorsing selama 15 menit” tok……….tok.
Mencabut skorsing
“Dengan ini skorsing 15 menit saya cabut dan saya nyatakan sidang dilanjutkan” tok…….tok.
Memberi peringatan kepada peserta sidang
Tok………. “Peserta sidang harap tenang !”
PENUTUP
Demikianlah tulisan singkat ini semoga bermanfaat. Gali terus ilmu pengetahuan dan banyak membaca guna menambah wawasan. Harapan kesempurnaan selalu muncul namun kekhilafan tak dapat dihindari semoga ada koreksi dilain sisi. Semoga Allah mengampuni dari bentuk kekurangan ilmu kami.Jazakumullah

Sabtu, 14 Maret 2015

HMI-MPO Komisariat UNIDA Lahirkan Pemimpin Baru


Cia-Bogor_Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Komisariat Universitas Juaanda Bogor menggelar pembukaan Rapat Anggota ke-4 yang dihadiri oleh puluhan kader komisariat serta peninjau dari struktur pengurus HMI-MPO Cabang Bogor, kegiatan itu di buka oleh Ketua Umum HMI-MPO cabang Bogor Asep.Kurnia di Pendopo Cipari girang  kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi.15/03/2015
Agenda kegiatan RAK Ke-4 HMI-MPO Komisariat Unida Bogor, sebagaimana Yang dijelaskan ketua pelaksana rapat anggota komisariat Auliya Nafisa Nurrahmi Fauziah, bahwa " kegiatan ini dimulai dengan pembukaan yang diselenggarakan Ba'da magrib dilanjut dengan agenda persidangan, Laporan Pertanggung jawaban pengurus periode 2014/2015 diakhiri dengan acara Puncak Pemilihan formaturiat HMI-MPO komisariat Unuversitas Juanda Bogor",
Selain itu "Harapan HMI kedepan harus mapu melahirkan pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab, serta ucapan permohonna maaf jika kegiatan ini kurang representatif" ungkap Aul  Kader HMI dari Fakutas Teknologi Pangan dan Giji Juanda.
Orientasi kegiatan rapat anggota komisariat itu mengusung tema "implementasi khittah perjuangan dalam mengkontruksi arah perkaderan HMI dan terwujud kader militan"  seperti yang dikupas secara renyah oleh ketua umum HMI-MPO Cabang Bogor Asep Kurnia, bahwa" Selain LPJ Pengurus dan pemilihan Ketua ada yang terpenting yakni mengkonstruksi gagasan kedepan HMI bagaimana dan seperti apa,"
Khittah perjuangan adalah paradigma gerak HMI yang memuat  berbagai muatan nilai, mulai dari nilai Keislaman, moralitas dan intelektualitas tentunya implementasi adalah upaya perkaderan dan perjuangan dalam gerak aktifitas HMI-MPO''. Tegasnya dalam sambutan serta pembukaan rapat anggota komisariat universitas Juanda Bogor.

By: Redaktur

HMI_MPO KOMISARIAT UIKA BOGOR KONSEN DALAM PERKADERAN

Cia-Bogor_ Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Komisariat UIKA Cabang BOGOR menggelar basic training (Latihan Kader I). kegiatan itu berlangsung di villa Bangkong Reang, Kemang Pabuaran, kabupaten Bogor. kegiatan LK 1 yang dilaksanakan oleh Komisariat UIKA Bogor tersebut dibuka secara langsung oleh ketua Umum HMI MPO Cabang Bogor, Asep Kurnia. 13/03/2015
Dalam sambutanya ketua HMI-MPO Komisariat UIKA Dede Mulyadi Mengungkapkan harapan, Bahwa "kegiatan training lk1 ini upaya menghasilkan kader yang kreatif dan intelektualitas , sesuai dengan apa yang di cita-citakan HMI-MPO yang ditegaskan dalam pasal 4 Anggaran Dasar HMI yakni terbinanya mahasiswa islam menjadi insan Ulul Albab yang turut betanggungjawab atas terwujudnya tatanan masyarakat yang diridoi Allah SWT"
Selain itu Age Panggilan akrab Ketua Komiariat UIKA menambahkan "dengan kondisi kemahasiswaan hari ini yang mengarah kepada sifat apatis dan hedonis sehingga tantangan bagi kita serta calon kader HMI untuk membangun kratifitas personal upaya meningkatkan inteletualitas personal", Tegasnya di sela-sela sambutannya.
dilain hal, ketua Umum HMI-MPO Cabag Bogor Asep Kurnia Memaparkan Usungan Tema, Bahwa "Pembinaan Kader Upaya meningkatkan kreatifitas dan intelektualiatas adalah gambaran HMI dalam perkaderan dan perjuangannya sebagai organisasi mahasiswa tertua yang siap melahirkan pemimpin besar dalam sejarah Negara ini"
Lanjut dalam sambutannya ia menambahkan, bahwa "Optimalisasi peserta training dan kader HMI pada kesempatan ini adalah wujud komitmen untuk mencapai cita-cita dari tema yang diusung dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, karena keseluruhan kegiatan ini bagian dari perkaderan dan perjuangan HMI", Pungkasnya Askur sebelum membuka LK1 Komisariat UIKA Cabang Bogor.
Harapan besar HMI ialah kader yang mampu menjadi harapan masyarakat sebagai agen of change serta problem solving bagi permasalahan yang hadir dalam nuansa kenegaraan Republik yang kita cintai ini.
By : Darwis

HMI-MPO Komisariat UNIDA Ganti Ketua Umum

Cia-Bogor_ Maret 2015 akan menjadi bulan yang syakral bagi Himpunan Mahasiswa Islam Mejelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Komisariat Universitas Juanda Bogor (UNIDA), karena pada bulan ini komisariat tertua di HMI-MPO Cabang Bogor akan mengelar rapat anggota komisariat (RAK) yang akan diadakan di Cicurug Kabupaten Sukabumi. 14/03/2015
Menjelang pelaksanaan RAK UNIDA terlihat Beberapa kader HMI-MPO Komisariat yang siap menjadi orang No 1 Di HMI-MPO Unida berdatangan silih bergati kemarkas HMI-MPO Cabang Bogor untuk melakukan konsolidasi dan dukungan dari pengurus cabang HMI-MPO cabang Bogor, hal ini diungkapkan Ketua Bidang Perkadera HMI-MPO Cabang Bogor M. Badri Tamam, Bahwa " menjelang rak komisariat unida sudah sedikitnya 4 kader komisariat secara pribadi mengunjungi skretariat degan beragam misi untuk mengkonsolidasikan HMI-MPO Unida kedepan."
Ia menabahkan bahwa " Selain Misi silaturahni, indikasi yang paling besar terlihat secara implinsit permohonan dukungan untuk menjadi ketua HMI-MPO komisariat Unida Cabang Bogor Periode 2015-2016" ungkapnya saat diwawancara di tempat Basic trainning Komisariat UIKABogor.
Dilain tempat Mantan ketua Umum Komisariat UNIDA periode 2012-2013 Abdul majid mengungkapkan sebagai harapan, Bahwa " komisariat Juanda harus tetap eksis dalam kesejarahannya, selain sebagai komisarit tertua di HMI-MPO cabang bogor ia harus mengembalikan kesejarahannya menjadi komisariat terbesar di HMI cabang Bogor",
Selain itu Majid yang hari ini sedang belajar di Jepang Menambahkan,"Siapapun yang terpilih menjadi ketua komisaria Juanda kedepan adalah orang yang berkomitmen membangun  komisariat yang lebih baik dibandingkan komisariat sebelunnya", Tutupnya saat dikonfirmasi Lewat sosial media.
HMI-MPO sebagai organisasi perkaderan dan perjuangan harus mempersiapkan alam mewujudkan dan melahirkan pemimpin yang demokratis yang dihasilkan dari sitem yang demokratis sesuai tuntunan Al-Quran dan as-Sunah, Inilah harapan Umata, Negara dan Bangsa. Yakusa/
By : Redaktur

Selasa, 10 Maret 2015

PAHMI rutinkan Mendaki


Bogor, menjelang tahun baru PAHMI bogor mendaki gunung yang menjadi simbol bogor, belum dikatakan orang bogor kalau belum mendaki salak, begitulah lelucon mahasiswa pecinta alam kala mendaki salak.
ada begitu banyak mistis dan ribuan ketakutan yang di beritakan oleh para pendaki dan masyarakat yang sempat naik ke salak, namun bagi mahasiswa yang tergabung di HMI menilai mitos hanya sebagai angin lalu yang tak perlu di anggap serius, hanya saja mitos sering menjadi batu sandungan bagi para pendaki, banyaknya para pendaki yang tersesast bukanlah karena soal mitos, tapi lebih banyak di akibatkan karena kesiapan dan perlengkapan yang tak memadai untuk mendaki..
namun bagi PAHMI mitos adalah mitos, dan pengalaman perjalanan menuju salak adalah salah satu petualangan yang berharga bagi PAHMI . lihat jalur yang begitu luar biasa basah dan mengerikan, hujan yang tak kunjung reda sepanjang jalan adalah perjuangan menuju puncak salak 1, dan kami PAHMI bangga telah menaklukan puncak 1 salak.

Minggu, 08 Maret 2015

Pentingnya sinergitas dalam organisasi

organisasi merupakan sekumpulan individu yaang memiliku tujuan bersama dengan menentukan visi dan misi yang sama, demikianlah definisi organisasi yang sering di sampaikan, mari kita cermati, dari definisi tersebut ada hal yanng harus kita pahami, bahwa ketika berorganisasi berarti kita siap untuk melepaskan individu kita kemudaian menjadi sebuah kelompok, kemudian juga kita harus memiliki tujuan bersama dengan individu lainnya dalam organisasi, dan pencapaian dengan visi dan misi yang juga sama.
kesamaan visi dan misi dalam sebuah organisasi mutlak harus di pegang dan di pahami oleh seluruh anggota, karena tak mudah untuk menyamakan persepsi dan opini yang berkembang, maka visi dan misi dalam organisasi adalah tali perekat bagi seluruh anggota agar tunduk dan menyatu dalam satu tujuan bersama yaitu tujuan organisasi.
sayangnya, berapa banyak orang yang paham akan hal ini, padahal hal kecil yang akan membawa kepada sehatnya suatu organisasi adalah hal penting. kemampuan dalam menyamakan visi dan misi dan serta mewujudkan secara bersama tujuan maka organisasi akan semakin berkembang dan maju. sebaliknya jika ada beberapa anggota yang tidak paham dan memahami visi dan misi serta tujuan organisasi maka jangan pernah berharap organisasi bisa berkembang dan maju, yang ada adalah konflik internal yang tak kunjung selesai yang berujung kepda kongsi dan perpecahan, hingga bisa berakibat bubarnya organisasi.
lalu bagaimana menghadapi situasu seperti ini, hal yang harus dilakukan tentunya di perlukan seorang leader yang tangguh tegas dan bijak, apakah anggota yang tak mampu mengimbangi tetap ada di organisasi atau mungkin sebaliknya dikeluarkan, butuh keberanian dan ketegasan, dan tak ada hal yang lebih penting ketika satu orang yang tak bisa bekerjasama maka tentu leader harus memutuskan apakah akan terus memakainya atau berkonsentrasi pada yang banyak. oleh karenanya sinergitas antar anggota wajib di laksanakan dan harus terjadi,

HMI MPO Cabang Bogor Rilis Web Lapmi

Alhamdulillah, Akhirnya web HMI cabang bogor bisa di rilis dengan nama domain www.cia-bogor.com, dalam beberapa hari kedepan insyaallah akan di publish saat pelaksanaan LK 1 Komisariat UIKA, dan diharapkan dengan web yang dikelola oleh cabang khususnya LAPMI mampu menjadikan HMI cabang Bogor semakin eksis.
selain itu web merupakan wadah informasi yang sangat paneting dalam memberikan kontribusi pada bangsa, selain media propaganda web juga akan menjadikan wadah catatan atau tulisan para kader HMi yang senang dalam dunia tulisan. kami harapkan semua kader mencintai tulisan dan mau berkontribusi dalam web ini.,